Pegawai PDAM Mogok Kerja, Warga Di Jeneponto Protes Dan Blokir Jalan

Kabarsmart.com, Jeneponto – Pasca pemutusan instalasi Air PDAM di kampung Kalakkara dan Parappa, sejumlah warga Jeneponto mengeluh. Air di tempat tinggal mereka, tidak akan mengalir selama tiga hari. Akibatnya, puluhan warga menutup jalan M Aligassing, simpang Kampus YAPTI, Kamis (6/7/2017).

Kapolsek Binamu, AKP Abdul Rachim mengatakan, terjadinya pemblokiran jalan M Aligassing akibat dari pemutusan aliran instalasi air PDAM. Sehingga sejumlah pelanggan air menuju kantor PDAM dan meminta air dialirkan ke pelanggan.

“Apalagi ini menyangkut masalah kebutuhan pokok, dan rencananya hari ini akan difasilitasi untuk dipertemukan dengan Bupati,” jelas Rachim saat melakukan pengamana aksi warga.

Direktur Umum Perusahaan Air Minum PDAM Jeneponto Junaedi mengatakan, terjadinya pemutusan instalasi air PDAM di Kalakkara sekaitan dengan pembayaran jasa pegawai tidak dibayarkan, dan sejumlah pegawai mogok kerja dan tidak akan menyambung aliran air PDAM ke pelanggan.

“Air tidak akan disambung ke pelanggan kalau belum ada solusinya dari pemerintah daerah, terkait dengan pembayaran gaji pegawai dan sejumlah pegawai akan mogok kerja. Bahkan tadi pagi puluhan pelanggan air meminta agar kembali dialirkan. Tapi sepanjang belum ada solusi dari pemerintah maka jangan harap disambungkan,” jelas Junaedi.

Ia menambahkan, perlu juga diketahui bahwa tunggakan air di pelanggan itu kurang lebih Rp3,6 miliar, dan kantor DPRD Jeneponto sebanyak Rp21 juta, Kantor Dinas Pendidikan Rp20 juta. Sementara kas PDAM sisa Rp20 juta.

loading...

“Masih banyak uang di pelanggan belum ditagih, ada sekitar Rp3,6 milyar di pelanggan masyarakat umum dan kantor dinas SKPD salah satunya di kantor DPRD dan Diknas yang menunggak. Dan perlu kita ketahui bahwa pendapatan penjualan air sebanyak Rp232 juta perbulan. Sementara biaya pengeluaran Rp600 juta perbulannya ini tidak seimbang lagi antara pendapatan dan pengeluaran belanja,” jelas Junaedi.

Facebook Comments
loading...

Related posts

Leave a Comment