Susul Korsel, Jepang Juga Mulai Memasang Sistem Pertahanan Untuk Menangkal Serangan Korut

Kabarsmart.com, Jepang – Kelompok peneliti kebijakan dari partai berkuasa di Jepang mendesak pemerintahnya untuk segera memasang sistem pertahanan untuk menangkal serangan dari Korea Utara (Korut). Sistem pertahanan yang dimaksud termasuk sistem Terminal High Altitude Area Defence (THAAD) milik Amerika Serikat (AS) yang juga akan dipasang di Korea Selatan (Korsel).

Panel kebijakan Partai Liberal Demokrat Jepang (LDP) yang dipimpin mantan Menteri Pertahanan Itsunori Onodera merekomendasikan Jepang untuk membangun sebuah kapabilitas guna menyerang markas musuh jika perang suatu waktu terjadi. Hal ini tentu saja bertentangan dengan undang-undang (UU) Jepang yang mengambil sikap pasifis sejak berakhirnya Perang Dunia (PD) II.

Namun, di tengah situasi yang berkembang dengan Korut, panel tersebut merasa perlu memiliki sistem rudal jarak jauh yang bisa digunakan untuk menghantam lokasi-lokasi penting milik Pyongyang.

“Ini adalah masalah penting dan sebagai partai yang bertanggung jawab kami memiliki tugas untuk menghilangkan kecemasan rakyat Jepang,” demikian disampaikan anggota parlemen dari LDP Hiroshi Imazu sebagaimana dilansir IB Times, Kamis (30/3/2017).

Semua usulan tersebut akan disampaikan kepada Perdana Menteri (PM) Shinzo Abe setelah dokumen tersebut diperiksa lebih lanjut oleh panel yang lebih besar.

Kecemasan Jepang terhadap kemungkinan agresi Korut semakin besar setelah uji coba rudal balistik yang dilakukan Pyongyang pada awal bulan ini. Tiga dari empat rudal yang ditembakkan Korut dalam uji coba tersebut mendarat di Laut Jepang dan menimbulkan reaksi keras dari Tokyo.

Meski begitu, niat Jepang untuk memasang THAAD kemungkinan akan memicu amarah dari China yang merasa terancam dengan kehadiran sistem pertahanan rudal yang sama d Korsel. Beijing merasa cemas dengan kemampuan rudal THAAD yang mampu menjangkau wilayahnya.

Facebook Comments

Related posts

Leave a Comment