Kota Tasikmalaya Bakal Punya Ikon Baru, Jembatan “Cable Stayed” Kini Tengah Dibangun

Kabarsmart.com, Tasikmalaya – Pemerintah Kota Tasikmalaya mulai membangun jalur lingkar utara pada tahun 2017. Jembatan “cable stayed” sepanjang 165 meter yang membentang di Sungai Ciloseh juga turut dibangun dalam proyek lingkar utara.

Agus Iwan selaku Kepala Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Tasikmalaya menuturkan, proyek jalan lingkar utara tersebut di mulai dari titik koordinat STA.3 +89.109, Karangresik, hingga titik STA.000, di Kecamatan Cibereum. Jalan sepanjang 3,89 kilometer akan dibangun untuk membuka akses di wilayah utara Kota Tasikmalaya.

Selain jalan, ada tiga jembatan yang akan dibangun di jalan lingkar utara di antaranya jembatan layang di atas jalur kereta api di Kampung Tanjungwangi sepanjang 31 meter. Jembatan sepanjang 41 meter yang melintasi Sungai Cikalang, dan ketiga jembatan “Cable Stayed” sepanjang 165 meter yang melintasi Sungai Ciloseh.

“Kontruksinya ditargetkan selesai dalam tiga tahun. Pembangunan infrastruktur dan jalan ini diharapkan dapat menimbulkan daya bangkit di bidang perekonomian. Selain itu kami juga ingin arus lalu lintas antar kota antar provinsi ” tutur Agus Iwan, Kamis (30/03/2017).

Menurut Agus, Proyek dengan estimasi anggaran Rp 307.855.750.000 tersebut sudah dimulai dengan proses pengurukan jalan sepanjang 1,4 kilometer, dan pembebasan lahan. Agus menyebutkan dalam mewujudkan program tersebut, ada beberapa kendala yang dapat menghambat jalannya pembangunan. Salah satunya pengadaan tanah. Agus merinci ada 7 bidang lahan dari tujuh pemilih yang belum dapat dibebaskan. Luasannya mencapai 3.175 meter persegi.

 

Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman mengatakan, jembatan “cable stayed” tersebut diharapkan jadi ikon baru di Kota Tasikmalaya. Jembatan yang didesain mirip dengan Jembatan Surapati, Bandung itu juga diyakini dapat mendongkrak sektor pariwisata di Kota Tasikmalaya.

“Kami mohon doanya, tahun ini ada bantuan Rp 11 miliar dari provinsi. Kami akan buat jembatan yang indah, yang memiliki estetika di sana. Jadi nanti warga yang mau selfie tidak lagi di Jembatan Cirahong, tetapi bisa di jembatan baru,” ungkap Budi.

Ia berharap, proyek pembangunan Lingkar Utara dapat didukung oleh masyarakat. Menurut dia, proyek Lingkar Utara direalisasikan untuk memeratakan pembangunan di Kota Tasikmalaya.

Facebook Comments

Related posts

Leave a Comment