Tujuh Orang Guru Kontrak Hilang Di Kabupaten Asmat

Kabarsmart.com, Papua – Tujuh orang guru kontrak di Kabupaten Asmat, Papua hilang, Senin (27/3) malam.

Ketujuh guru tersebut termasuk dalam rombongan sebelas guru yang melakukan perjalanan dengan longboat dari Agats menuju Distrik Pantai Kasuari. Longboat yang mengangkut mereka terbalik di sekitar muara Sungai Bayun. Empat di antara mereka berhasil menyelamatkan diri.

Kombes Pol. A.M Kamal selaku Kabid Humas Polda Papua mengatakan, tujuh orang guru kontrak yang hilang dalam musibah terbaliknya longboat tersebut masih dalam pencarian tim gabungan kepolisian dan SAR Asmat.

Kamal mengatakan laporan terbaliknya longboat ini baru diterima, selasa (28/3) pagi sekitar pukul 07.00 WIT. “Saat ini masih terus dilakukan pencarian terhadap tujuh orang guru kontrak yang dilaporkan hilang. Kami belum mengetahui apa penyebab terbaliknya longboat yang digunakan,” ungkap Kamal seperti dikutip dari Cenderawasih Pos, Rabu (29/3).

Kamal menjelaskan kembali, sebelas orang guru kontrak ini melakukan perjalanan dari Agats menuju Distrik Pantai kasuari menggunakan longboat. Di tengah perjalanan, longboat yang ditumpangi para guru kontrak ini terbalik di sekitar muara Sungai Bayun. “Saat longboat tersebut terbalik, empat orang guru kontrak berhasil menyelamatkan diri dengan cara berenang dan berhasil ditolong nelayan yang berada di sekitar lokasi terbaliknya longboat. Sementara tujuh orang lainnya belum ditemukan,” tuturnya.

Saat ini, empat orang guru kontrak yang berhasil selamat menurut Kamal sudah mendapat perawatan medis di RSUD Asmat. “Kami masih menunggu kondisi keempat guru kontrak ini pulih, untuk dimintai keterangannya guna mengetahui penyebab kecelakaan. Saat ini kami juga masih fokus melakukan pencarian terhadap tujuh korban yang belum ditemukan,” pungkasnya

Facebook Comments

Related posts

Leave a Comment