Hati-Hati, Warnet Jadi Tempat Pelaku Paedofil Tumbuh Subur

Kabarsmart.com – Pemerintah diminta melakukan razia warung internet (warnet) guna mencegah kekerasan seksual menyusul tingginya kejahatan seksual di daerah itu.

“Sebagian besar para korban seksual itu anak-anak, bahkan di antaranya siswi SD dan SMP,” kata Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Lebak Ratu Mintarsih di Lebak, Selasa (28/3). Demikian dikutip Antara, Rabu (29/3/2017).

Oleh karena itu, pemerintah daerah setempat memiliki kewenangan untuk merazia warnet, karena tidak tertutup kemungkinan banyak usia anak-anak membuka situs porno. Penggunaan situs porno tentu dapat mendorong untuk melakukan kejahatan seksual.

Kebanyakan mereka para pelaku setelah mengakses situs porno melalui jaringan internet di warnet-warnet milik masyarakat. Anak-anak begitu bebas dan mudah mengakses situs porno, seperti pada berbagai situs juga media sosial. Hal ini akan menjadi pemicu munculnya tindak pidana kejahatan seksual.

Karena itu, pihaknya mendesak pemerintah daerah melalui satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk melakukan razia di warnet dan tempat-tempat lain yang sering dikunjungi anak-anak muda.

“Kami yakin razia warnet dapat mencegah perbuatan kejahatan seksual itu,” katanya.

Seorang aktivis perempuan Kabupaten Lebak Tuti Tuarsih mengatakan pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk pencegahan kekerasan seksual melalui razia warnet maupun tempat-tempat yang dijadikan lokasi mesum.

Saat ini, perkembangan teknologi dapat memicu kejahatan karena begitu mudah untuk mengakses situs pornografi melalui jaringan internet.

Selama ini, kasus kekerasan dan kejahatan di berbagai daerah di Tanah Air meningkat. Meningkatnya kejahatan seksual itu tentu perlu segera diantisipasi agar anak-anak terlindungi dan tidak menjadi korban.

Untuk mencegah kejahatan seksual juga melibatkan peran ulama, guru, tokoh masyarakat, aparat hukum, lembaga pendidikan dan lainnya.

Selain itu juga diperlukan adanya pengawasan melekat diri sendiri dan kepedulian masyarakat yang tinggi untuk memberikan pencerahan.

Sebab pelaku kejahatan seksual tersebut akibat lemahnya pemahaman agama juga nilai budaya di masyarakat semakin lemah.

“Kami berharap Satpol PP melakukan razia secara rutin dan bertindak tegas terhadap pemilik warnet yang membuka akses situs porno,” katanya.

Facebook Comments

Related posts

Leave a Comment