Menang Di Pemungutan Suara, Carrie Lam Jadi Perempuan Pertama yang Memimpin Hong Kong

Kabarsmart.com, Hong Kong – Untuk pertama kalinya negara Hong Kong dipimpin oleh seorang perempuan setelah Carrie Lam memenangi pemungutan suara yang para pemilihnya didominasi oleh kalangan pro-Tiongkok.

Dilansir dari New York Times, Minggu, (26/03/2017), mantan orang nomor dua di Hong Kong tersebut berhasil memperoleh 777 suara dari total 1.163 pemilih yang mewakili 7,3 juta rakyat Hong Kong. Dia mengalahkan mantan Menteri Keuangan John Tsang yang berdasarkan hasil sigi lebih populer di kalangan publik Hong Kong.

Tsang kalah karena mayoritas pemilih adalah pendukung pemerintah Beijing sehingga Lam yang merupakan kandidat pro-Tiongkok lebih didukung. Untuk diketahui, untuk menjadi seorang pemilih, ada tahapan tertentu. Mirip di Amerika Serikat, pemilihan tak berlangsung secara langsung, tetapi diwakili oleh sejumlah elektor atau pemilih yang penunjukkannya banyak mendapat intervensi dari Beijing.

Hal inilah membuat gerakan pro-demokrasi di Hong Kong kesal dan kerap berdemonstrasi sejak 2014. Bahkan, Gerakan Protes Payung saat ratusan ribu anak muda Hong Kong menggelar unjuk rasa menentang intervensi Beijing dalam pilkada setempat, sempat melumpuhkan Hong Kong pada tahun 2014 lalu. Protes tersebut dipimpin remaja Joshua Wong dan sampai saat ini gerakan tersebut masih aktif menyuarakan perlawanan terhadap intervensi Tiongkok.

Merespons kemenangan Lam, para aktivis pro-demokrasi kembali menyuarakan protes mereka. Semangat Protes Payung masih menyala dan mereka akan terus memperjuangkan Hong Kong untuk lepas dari Tiongkok.

Pemimpin pro-demokrasi Hong Kong Joshua wong mengatakan, terpilihnya Lam tak membawa perubahan bagi kawasan di selatan Tiongkok tersebut.

Facebook Comments

Related posts

Leave a Comment