Selain di Group Facebook, Member “Loly Candy’s” Juga Gabung di Grup WA dan Telegram Internasional

Kabarsmart.com – Aldi Atwinda Januar (24) ditangkap polisi karena kerap memposting konten pornografi anak di bawah umur di grup Facebook Official Loly Candy’s 18+. Tersangka juga ikut aktif di dalam grup WhatsApp pedofilia internasional.

“Dia tergabung di grup WhatsApp internasional. Krimsus sedang dalami kasus ini, kemudian menganalisa konten di laptop dan apakah ada korban lain,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, dikutip dari detikcom, Jumat (17/03/2017).

Sementara itu, Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Wahyu Hadiningrat mengungkap, tersangka ikut di dalam grup WhatsApp dan Telegram yang beranggotakan sejumlah pedofil dari 9 negara bagian Amerika Latin, bersama tersangka M Bachrul Ulum (25) alias Wawan alias Snorlax.

“Tersangka Wawan ini mengambil gambar dari akun Facebook kemudian dikoneksikan ke grup WhatsApp dan Telegram internasional,” ucap Wahyu.

Grup WhatsApp dan Telegram itu beranggotakan sejumlah pria dari beberapa negara bagian Amerika Latin yang diduga pedofil. Dari grup WhatsApp dan Telegram itu, tersangka Wawan dan Aldi bisa mengambil foto dan video konten pornografi anak.

Tidak jelas tersangka Aldi ini bergabung di berapa grup WhatsApp dan Telegram internasional. Sementara tersangka Wawan sendiri bergabung di 11 grup internasional dan 1 grup WhatsApp lokal bernama Candy.

11 Grup WA dan Telegram internasional yang diikuti oleh tersangka Wawan, di antaranya grup Llêvë Cãsêrá Caldo d Poîo (beranggotakan 158 member), Contadirbpublico?? (beranggotakan 242 member), Deep we (beranggotakan 118 member), teen pack???????????? (beranggotakan 241 member), dan NO LIMITS FUN GORE XXX (beranggotakan 28 member).

Facebook Comments

Related posts

Leave a Comment